Sinopsis : The Prime Minister And I – Episode 12

Written by joseonpop on . Posted in Bahasa, Sinopsis Drama

“The Prime Minister And I ” semakin segar dan menarik untuk terus disimak , bagaimana menantikan perkembangan hubungan Kwon Yul dan Dajung yang terus tarik-mengulur. Dalam episode sebelumnya , Kwon Yul hendak menjaga jarak karena takut dengan Dajung yang semakin dekat dengan dirinya dan anak2nya , sehingga meminta Dajung untuk pergi dari rumah  .

Namun Ayah Dajung justru kecewa kalau anaknya lebih memilih mendampinginya di rumah sakit daripada mendampingi suaminya. Berkat intervensi Ayah Dajung , maka Dajung kembali satu atap dengan Kwon Yul .  Namun musibah menimpa Kwon Yul ketika ditikam oleh seorang pria tak dikenal ditengah unjuk rasa.

Sinopsis

Kwon Yul dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan team dokter. Dajung berharap2 cemas dengan segala kesedihan memikirkan nasib Kwon Yul.   Hyejoo sempat memperhatikan keakraban Dajung dan Kwon Yul yang berangsur2 sembuh . Hyejoo menimbang2 apa yang telah terjadi pada Kwon Yul dan akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri . Injoo terkejut mengetahui rencana Hyejoo untuk mengundurkan diri. Namun Hyejoo tidak bergeming dan mengajukan surat pengunduran diri pada Kwon Yul. Disisi lain , Joonki mulai mengetahui bahwa kakaknya Inho , Sooho adalah kekasih gelap dari saudari kandungnya Joonki , Na Young (yang juga mendiang istri Kwon Yul) .

Rekap

(Episode 12)

Kwon Yul di tikam oleh seorang yang tidak dikenal ditengah kerumunan massa pengunjuk rasa. Kwon Yul jatuh bersimbah darah disaksikan oleh Dajung dengan mata kepala sendiri.

Kwon Yul dilarikan kerumah sakit didampingi Dajung dan Inho.  Kwon Yul sempat mendengar Dajung yang menangis dan berkata bahwa Kwon Yul tidak bisa mati karena ada sesuatu yang Dajung ingin sampaikan. Kwon Yul bertanya2 apakah dia sedang  bermimpi .

Team dokter siap mengoperasi Kwon Yul . Sementara itu Hyejoo tiba ke rumah sakit dan menangis karena mengkhawatirkan Kwon Yul .

Dajung menantikan proses medis di luar ruangan dengan gelisah.

Joonki juga sudah mendengar kabar mengenai insiden yang menimpa Kwon Yul , dan bergegas ke rumah sakit. Hyejoo menuduh Joonki menjadi dalang dalam insiden penusukan ini.  Joonki bertanya bagaimana mungkin Hyejoo bisa menuduh dirinya.

Hyejoo mengingatkan bahwa Joonki pernah mengancam Kwon Yul di masa lampau , dan pernah mengatakan bahwa Ketua Na (mertuanya Joonki , ayah dari Lady Na) bukan orang yang mudah untuk dihadapi.  Hyejoo mengancam akan membongkar kebusukan Joonki dan Ketua Na.  Joonki jadi teringat bahwa Ketua Na pernah mengatakan akan mengurus sendiri masalahnya jika Joonki tidak mampu mengatasi.

***

Dajung mengabari si sulung Woori yang sedang berada dirumah bersama si bungsu Manse mengenai insiden yang menimpa ayahnya. Woori mengatakan bahwa dia sudah mendengar kabar ini , namun berdusta pada adiknya dengan mengatakan ayah mereka sedang pergi ke luar negri.

Woori menanyakan perkembangan kondisi ayahnya . Dajung menenangkan Woori agar tabah. Woori berterimakasih atas perhatian Dajung selama ini pada ayahnya.

***

Hasil medis berjalan cukup baik , dan Kwon Yul dinyatakan melewati masa kritis , hanya saja Kwon Yul kekurangan banyak darah akibat tertusuk.

Dajung mengucapkan terimakasih atas kerja keras dokter. Setelah itu Dajung mendampingi Kwon Yul disisi ranjang pasien. Kembali Dajung berkata pada Kwon Yul yang sedang terbaring lemah , agar lekas bangkit dan ada sesuatu yang ingin disampaikan.

Kwon Yul mulai menemukan kesadaran dan teringat insiden yang menimpa dirinya , dan teringat Dajung menangis sebelumnya.

***

Inho membawa Dajung ke kantin rumah sakit untuk mengisi perut.  Pada saat itu sekelompok pria yang tampak seperti mafia ada disekitar mereka , dan pemimpin mereka berada di ruang VIP rumah sakit.

Dajung tertawa memikirkan kalau seorang Perdana Mentri seperti Kwon Yul masih kalah dengan pemimpin mafia yang berada di ruang VIP.  Inho lega melihat Dajung tersenyum dan berharap Dajung makan lebih banyak lagi. Namun Dajung menolak karena belum merasa lapar.

Inho mengingatkan bahwa dia adalah malaikat pelindung bagi Dajung , dan memberikan dorongan bagi Dajung agar tetap kuat untuk mendampingi Kwon Yul yang sedang dirundung masalah. Tugas Inho sendiri adalah menjaga Dajung . Jadi kalau Dajung tidak mendengarkan nasehat , maka Inho akan berhenti menjadi malaikat pelindung bagi Dajung.

Dajung akhirnya terpengaruh dan mulai mengambil makanan yang tersedia.

***

Dajung kembali ke ruang rawat Kwon Yul . Melihat Kwon Yul masih terbaring dan tertidur , Dajung kembali sedih. Dajung menegur Kwon Yul yang masih terbaring lemah sementara seluruh anak bangsa sedang menantikan Kwon Yul .  Kwon Yul meminta Dajung untuk berhenti mengomelinya , dan memprotes bagaimana mungkin Dajung bisa berkata seperti itu kepada seorang pasien seperti dirinya. Dajung jadi lega melihat Kwon Yul terjaga.

Sementara itu Joonki hendak melabrak Ketua Na , namun Joonki mendapat info bahwa Ketua Na tidak ada waktu untuk bertemu dengan Joonki , dan juga menitipkan pesan pada Joonki , bahwa Ketua Na berterimakasih atas bantuan Joonki selama ini , tetapi sekarang tidak memerlukan Joonki lagi.

***

Kwon Yul menyaksikan berita mengenai insiden yang menimpa dirinya. Dikabarkan pembunuhnya sudah ditangkap dan mengaku sebagai seorang yang tidak setuju atas kebijakan politik Kwon Yul.

Dajung bergegas mematikan TV karena takut Kwon Yul menjadi khawatir saat menonton berita.   Dajung menggoda mengenai lingkaran hitam di matanya. Kwon Yul bertanya apakah Dajung menangis . Dajung membenarkan .

Kwon Yul merasa buruk karena terus membuat Dajung menangis , padahal Kwon Yul sudah berjanji pada Ayah Dajung untuk tidak membuat Dajung menangis.  Dajung meraih tangan Kwon Yul dan mengatakan itu bukan masalah penting , dan yang terpenting adalah keselamatan Kwon Yul untuk tetap hidup , dengan demikian akan membuat Dajung bahagia.  Kwon Yul terlihat masih khawatir , namun Dajung tersenyum padanya.

Pada saat itu Hyejoo melihat kebersamaan mereka , dan mengurungkan niat untuk masuk kedalam ruang rawat Kwon Yul. Hyejoo menghela nafas dan berlalu , dan bertemu dengan Inho di lobby.  Inho mengabarkan bahwa pembunuh sudah ditangkap tetapi mengaku bertindak seorang diri.

Hyejoo menyimpulkan bahwa Ketua Na mungkin terlibat , tetapi tidak bermaksud untuk membunuh Kwon Yul , dan sekedar memberikan peringatan.  Hyejoo hendak berlalu . Inho heran kenapa Hyejoo tidak mendampingi Kwon Yul.

Hyejoo menjelaskan bahwa tidak ada tempat baginya untuk mendampingi Kwon Yul , demikian juga dengan Inho yang tidak ada tempat untuk berada disisi Dajung.  Inho merasa itu bukan masalah dan tetap ingin menjaga Dajung. Hyejoo pun mengeluh bahwa melindungi dan menjaga seseorang adalah upaya yang melelahkan.

***

Lady Na dkk tiba di rumah sakit untuk membesuk Kwon Yul menuju ruang VIP dimana ada sekelompok pria berpenampilan mafia serba hitam sedang menjaga ruangan itu.  Ketika Lady Na muncul , seorang pria bertanya siapa gerangan Lady Na ini.

Lady Na dengan ketus menegur pria itu karena tidak mengenal siapa Lady Na. Pria itu menciut nyalinya karena mengira Lady Na adalah gundik dari boss mafia.  Lady Na masuk ruang VIP dan melihat pria yang terbaring di ranjang pasien dengan posisi punggung membelakangi Lady Na .

Lady Na masih mengira kalau pria itu adalah Kwon Yul.  Pria itu mencoba bangun , dan Lady Na berkata agar pria itu beristirahat saja , dan bersumpah bahwa pembunuh akan akan mendapatkan ganjaran atas perbuatannya. Lady Na mengharapkan pria itu sembuh dengan cepat , bahkan mengeluarkan air mata buaya menangisi nasib pria itu.

Ketika pria itu akhirnya bangkit , Lady Na terkejut melihat pria bertattoo itu. Mereka sama2 terkejut dan bertanya satu sama lain siapa dirinya.

Sementara itu Dajung dan Hyejoo berada diluar ruang rawat Kwon Yul.  Dajung heran karena Lady Na dkk belum juga muncul padahal sudah mengabarkan akan datang membesuk Kwon Yul. Tiba2 kawan2 Lady Na muncul dan mencari bantuan dari Dajung dan Hyejoo untuk menyelamatkan Lady Na.

PART II

Tags: , ,

  • Xing

    omo omo da jeong nembak kwon yul omo omo omo

  • vera

    Games sama yul in dajung

  • Ckj Pop

    biar istrinya yang dikira mati bisa hidup ………..kwon yul tidak akan semudah itu memaafkan……..entah kalau anak2nya

  • Norma Suci lestari

    Di tunggulah episode 13 ya. Ternyata Nah Yong masih hidup, mungkin dia imbas dari korban politik karna ketahuan selingku oleh partai maka nayong harus bersedia di asingkan demi menjaga nama baik kwonyul tanpa sepengetahuan kwonyul. Bagaimana dengan nasib Dajung OMG

    • Xing

      bisa jadi

  • rahma

    ahaaaa…akhirnya.eps 12 ada jg hehehe…..

  • ika

    sumpeeeeeeeehhhh penasaran…greget2 gemes hehe…

  • Yao

    tebakan sih happy ending

  • Irma Henecias

    Kapan keluar sinopsis eps 12 nya, penasaran banget sama kelanjutannya

  • Lucy Ana

    makin seru ceritanya….makasih…ditunggu ep selanjutnya…o ya sis…judul lagu ost nya yg PM ingat ama dajung nga?

  • Cik Sasmi

    Aa….. penasaran T.T